60 Jutaan Warga Belum Tersentuh Internet, Papua Pegunungan Terbanyak

by Redaksi

Jayapura – Sebanyak 60 jutaan warga belum tersentuh internet, menurun dibanding tahun lalu. Di mana wilayah paling langka sinyal?

Hal itu berdasarkan kajian Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) bertajuk Survei Penetrasi dan Perilaku Internet di Indonesia 2023.

Survei ini mengambil 8.510 responden yang digelar pada 10 sampai 27 Januari. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kuisioner dengan teknik multi-stage random sampling.

Hasilnya, 215.626.156 warga (78,19 persen) dari total populasi 275.773.901 penduduk Indonesia 2022-2023 terkoneksi internet. Dengan kata lain, 60.147.745 warga masih belum menikmati internet.

“Tahun ini jumlah penetrasi internetnya hanya bertambah sekitar 5 juta jiwa. Angka ini mencerminkan penetrasi internet, jadi penetrasi internet sekarang 78 persen,” kata Ketua Umum APJII Muhammad Arif, di Jakarta, Senin (15/5).

Angka penetrasi layanan internet ini meningkat ketimbang jumlah pada survei APJII 2021-2022. Saat itu, penetrasi internet mencapai 77,02 persen atau 210.026.769 jiwa dari total populasi 272.682.600 penduduk.

Artinya, 62.655.831 tak terjangkau internet.

Berdasarkan data APJII, tiga besar wilayah yang penetrasi internetnya terkecil adalah Papua Pegunungan (42,57 persen), Sulawesi Barat (60,78 persen), Papua Tengah (61,46 persen).

Sementara, wilayah yang paling tinggi tingkat penetrasi internetnya adalah Banten dengan 89,1 persen.

Artikel Terkait

Leave a Comment