Ajakan Papua Damai oleh Masyarakat Nabire

by Redaksi

Ketua masyarakat adat Saireri II Nabire Melkosedek Rumawi bersama seluruh kepala suku wilayah adat Saireri II mendeklarasikan Papua damai di Kampung Waharia Distrik Teluk Kimi Kab Nabire, Sabtu (12/3/22).

Deklarasi damai ini di laksanakan dalam rangka rekonsiliasi Papua damai dan mendukung implementasi UU Otsus nomor II tahun 2021 serta mendukung pemekaran daerah otonomi baru sesuai implementasi wilayah adat dan kultur.

Kegiatan yang di pimpin oleh Melkisedek Rumawi ini di ikuti oleh seluruh kepala suku di wilayah adat Saireri II dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Melkisedek Rumawi mengatakan, bahwa deklarasi damai ini bukan kepentingan politik namum, deklarasi damai ini dilaksanakan guna mendukung pemerintah pusat agar Nabire khususnya dan papua pada umumnya menjadi aman dan damai serta siap menerima pambangunan dalam era Otsus jilid II.

“Tanah Papua sangat membutuhkan keamanan dan kedamaian karena dengan kedua hal tersebut Papua akan menjadi  lebih maju sehingga akan tercapai rakyat yang sejahtera,”katanya.

Ketua Pemuda Adat Kab. Nabire Ali Kambiyai menjelaskan, bahwa yang terjadi sekarang di tanah Papua, yang pertama dinamika terkait faktor keamanan saudara-saudara kita yang berbeda pendapat masih menyelesaikan dengan kekerasan sehingga terjadi konflik.

”Kami berharap ada deklarasi rekonsiliasi yang berbasis wilayah adat sehingga ada masukan dari tokoh adat tokoh agama bagaimana mencari solusi untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi di Papua. Masyarakat Nabire mengajak seluruh lapisan masyarakat Papua mendukung penyelesaian masalah pokok secara bermartabat melalui upaya rekonsiliasi untuk menuju Papua yang aman dan damai,”harapnya.

Ketua Masyarakat Adat Saireri II  membacakan isi deklarasi damai sebagai berikut :

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa Kami Masyara Wilayah Adat Saireri II di Kabupaten Nabire, Dengan Menyatakan sikap bahwa:

– Kami Seluruh Masyarakat Wilayah Adat Saireri Il Mendukung Upaya Segala Penyelesaian Konflik Di Papua Secara bermartabat Demi Tercapainya Papua Yang Damai.

– Kami Masyarakat Wilayah Adat Saireri II Bertekat Mendorong Penyelesaian Masalah Papua Secara Rekonsiliasi Dan Restitusi Menuju Papua Yang Aman Dan Damai.

– Kami Masyarakat Adat Wilayah Adat Saireri II Mendukung Implementasi UU Otsus Nomor 2 Tahun 2021 Dan Rencana Pemekaran DOB Yang Sesuai Dengan Kultur, Budaya dan Wilayah Adat Menuju Papua Damai.

Artikel Terkait

Leave a Comment