Anak 6-11 Tahun Kota Depok Mulai Divaksin 24 Desember 2021

by Redaksi

Mau tidak mau ini mesti dilaksanakan. Rencana vaksinasi Covid-19 buat anak usia 6-11 tahun depan, dipercepat pemerintah. Jika tak ada aral melintang, 24 Desember 2021 vaksin penangkal Virus Korona (Covid-19) mulai disuntikan ke anak-anak. Kepastian tersebut tertuang dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 66 Tahun 2021 aturan periode Natal dan Tahun Baru. Kota Depok sendiri mengaku siap menjalankan vaksinasi buat anak tersebut.

Nukil dari data Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Diketahui, ada 158.633 anak peserta didik yang duduk dibangku Sekolah Dasar. Data tersebut periode semester 2021-2022 ganjil.  Sementara, dari data tersebut diketahui ada 435 SD, dengan rincian SD Negeri 223 dan 212 SD swasta di Depok.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Mary Liaziawati mengaku, Depok siap dan segera melaksanakan vaksinasi usia 6-11 tahun. Hanya saja Dinkes Depok masih menunggu Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes). Kemungkinan besar saat pelaksanaan vaksinasi nanti, akan lokasinya di sekolah-sekolah. “Depok siap laksanakan, ini kami menunggu Kepmenkes-nya,” jelas Mary

Menurutnya, data Kemendikbud yang menyebut 158.633 anak peserta didik yang duduk dibangku Sekolah Dasar, bisa lebih dari itu bila melihat data Kemenkes. Tapi, semua kembali lagi nanti keputusan dari Kemenkes. “Target nantinya ditetapkan Kemenkes. Dan vaksin juga akan disiapkan Kemenkes,” bebernya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yeti Wulandari menyebut Alhamdulillah Kota Depok termasuk salah satu daerah yang sudah melaksanakan vaksinasi dosis pertama diatas 70 persen dari populasi . Hal ini dapat dilihat dari laman vaksin.kemkes.go.id. Tentu ini kabar gembira, bak kado akhir tahun bagi para orangtua.

Dinas kesehatan dan satuan Gugus tugas Kota Depok, kata dia, harus segera melakukan persiapan pelaksanaan vaksinasi anak. Sembari menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Kemenkes. “Apakah nantinya pelaksanaan vaksinasi anak dapat bekerja sama dengan sekolah-sekolah atau fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah seperti puskesmas, atau disentra-sentra vaksinasi,” katanya.

Kota Depok, lanjutnya, sudah memenuhi aturan Inmendagri no 66 tahun 2021 di huruf C angka (2), yang  menjelaskan bahwa daerah yang bisa melakukan vaksinasi bagi anak harus memenuhi beberapa kriteria. Di antaranya daerah sudah mencapai target minimal 70 persen vaksinasi dosis pertama. Lalu, minimal sudah vaksinasi 60 persen dosis pertama bagi kalangan lansia.

Inmendagri juga menginstruksikan, kepala daerah melakukan percepatan pencapaian target vaksinasi di wilayah masing-masing. Aturan itu menargetkan vaksinasi dosis pertama mencapai target 70 persen dan dosis kedua mencapai target 48,57 persen dari total sasaran. “Ini kesempatan baik ya, jadi jangan ditunda-tunda dan harus serius pelaksanaanya 24 Desember mendatang,” tegasnya.

Perlu diketahui belum lama, pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memutuskan memperbolehkan daerah mulai menerapkan vaksinasi virus Korona (Covid-19) bagi anak-anak usia 6 sampai 11 tahun pada 24 Desember 2021 mendatang.

Hal ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 Pada Saat Natal Tahun 2021 Dan Tahun Baru Tahun 2022.

Secara umum Inmendagri itu adalah pemberian instruksi ke kepala daerah Selama periode Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022 (Nataru) pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022. Salah satu poinnya adalah soal vaksinasi anak.

Aturan itu menjelaskan bahwa daerah yang bisa melakukan vaksinasi bagi anak harus memenuhi beberapa kriteria. Di antaranya daerah sudah mencapai target minimal 70 persen vaksinasi dosis pertama. Lalu, minimal sudah vaksinasi 60 persen dosis pertama bagi kalangan lansia.

“Memulai vaksinasi anak usia 6 tahun sampai dengan 11 tahun mencapai target minimal 70 persen dosis pertama total sasaran dan target minimal 60 persen dosis pertama lansia sesuai dengan aturan yang berlaku,” bunyi Inmendagri huruf C angka (2).

Inmendagri juga menginstruksikan kepala daerah melakukan percepatan pencapaian target vaksinasi di wilayah masing-masing. Aturan itu menargetkan vaksinasi dosis pertama mencapai target 70 persen dan dosis kedua mencapai target 48,57 persen dari total sasaran. “Terutama vaksinasi bagi lansia sampai akhir bulan Desember 2021,” bunyi aturan tersebut.

Sementrara itu, ada tiga jenis vaksin Covid-19 yang dapat digunakan untuk anak usia 6-11 tahun. Ketiga vaksin tersebut ialah Sinovac, Sinopharm, dan Pfizer. “Terkait pemberian vaksin untuk usia anak-anak, sudah ada tiga vaksin yang melakukan uji klinis, yaitu Sinovac, Sinopharm, dan Pfizer,” kata Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, dalam konferensi pers daring, belum lama ini.

Budi berharap, ketiganya dapat segera mendapatkan izin penggunaan darurat atau EUA dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).  BPOM sudah memberikan EUA untuk vaksin Sinovac pada November lalu. Sinovac dinilai memicu respons kekebalan yang tinggi di usia anak dan remaja.

Berdasarkan hasil uji klinis anak, imunogenitas vaksin Sinovac  menunjukkan persentase yang cukup tinggi yaitu 96 persen.  Izin penggunaan darurat untuk vaksin Sinopharm dan Pfizer masih dalam proses.

Artikel Terkait

Leave a Comment