BIN Sebut Sekelompok Orang Sengaja Bikin Konten Meresahkan di Medsos

by Redaksi

Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Purwanto menyebut, pihaknya mendeteksi ada segelintir orang dengan sengaja membuat konten meresahkan tanpa memikirkan dampak di masyarakat. Akhirnya, kebebasan berekspresi disalah artikan.

“Segelintir oknum membuat keresahan tanpa memikirkan dampak. Kebebasan ekspresi yang awalnya dilindungi berubah pencemaran nama baik, dan doxing, dan lainnya,” sebut Wawan, dalam diskusi virtual soal Revisi UU ITE yang digelar PWI, Rabu (10/3).

Deputi VII BIN, mengatakan revisi UU ITE perlu dipertimbangkan dengan baik. Pasalnya selama ini penggunaan media sosial atau internet kurang dimanfaatkan dengan bijak oleh warga, akibatnya ujaran kebencian makin marak dan bila tidak ditekan, dapat menimbulkan konflik horizontal.

Karena itu pula, pembatasan dan aturan yang jelas tetap perlu ada. Sebab, saat ini warga belum maksimal menggunakan ruang digital untuk hal yang positif.

“Hari ini ruang siber memerlukan etika berkomunikasi. Revisi UU ITE perlu dipertimbangkan karena pesatnya penggunaan internet. Pemanfaatan ruang digital belum optimal oleh warga,” tambah dia. HS

Artikel Terkait

Leave a Comment