Jakarta – Kemunculan hepatitis ‘misterius’ memicu kekhawatiran masyarakat dunia. Pasalnya penyakit yang menyerang anak-anak ini telah ditemukan di banyak negara termasuk Indonesia, tiga pasien di Indonesia meninggal dunia.

Penyebab hepatitis ‘misterius’ ini masih belum diketahui secara pasti. Meski begitu, hepatitis akut ini sudah dinyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Saat ini, hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya ini telah secara resmi dipublikasikan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh Badan Kesehatan Dunia WHO,” jelas Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia dr Adib Khumaidi spot

Gejala Hepatitis ‘Misterius’

Ada sejumlah gejala hepatitis akut ini yang wajib diwaspadai pada sejumlah kondisi klinis pasien, baik anak maupun dewasa. Berikut gejalanya:

  • Perubahan warna urine (gelap)
  • Feses (pucat)
  • Penyakit kuning
  • Gatal
  • Nyeri sendi atau pegal-pegal
  • Demam tinggi
  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri perut
  • Lesu
  • Hilang nafsu makan
  • Diare
  • Kejang ditandai dengan Serum Aspartate transaminase (AST)/SGOT atau Alanine transaminase (ALT)/ SGPT lebih dari 500 U/L.

Ada banyak virus yang bisa menyebabkan hepatitis, yang mana semuanya memiliki variasi berbeda dan caranya menginfeksi anak-anak. Ada juga kondisi genetik yang dapat menyebabkan hepatitis. Pada orang yang lebih dewasa, kebiasaan minum alkohol dan obat-obatan pun bisa menyebabkan hepatitis.

Pada kasus ini, para ahli belum bisa memastikan penyebab hepatitis pada anak. Tim kesehatan memperkirakan bahwa kasus yang mereka lihat sejauh ini tampaknya berasal dari adenovirus. Tapi, nampaknya adenovirus bukan satu-satunya virus yang menyebabkan keseluruhan kasus hepatitis misterius pada anak.

Artikel Terkait

Leave a Comment