Indonesia Menjadi Negara Terbaik se Asia Tenggara Dalam Penanganan Covid-19

by Redaksi

Jakarta – Indeks Pemulihan Covid-19 terbaru yang diluncurkan media bisnis asal Jepang, Nikkei Asia, menempatkan Indonesia pada posisi teratas di antara negara-negara Asia Tenggara dalam pemulihan Covid-19.

Indeks tersebut disusun berdasarkan upaya penanganan Covid-19 di lebih dari 120 negara dunia. Indikator yang digunakan yaitu manajemen infeksi, ketersediaan vaksin, serta mobilitas sosial setiap akhir bulan.

Peringkat tertinggi mengindikasikan suatu negara atau kawasan memiliki sedikit kasus terkonfirmasi positif. Juga proses vaksinasi yang lebih baik dan pelonggaran atas penerapan jaga jarak.

Dalam indeks terbaru yang dirilis untuk akhir September 2021, Indonesia menempati peringkat 54. Posisi Indonesia mengalami lonjakan cukup tinggi dibandingkan indeks pada akhir Agustus di posisi 92.

Berikut urutan negara-negara ASEAN dalam Indeks Pemulihan Covid-19 Nikkei.

1.         Indonesia, peringkat 54;

2.         Singapura, peringkat 70;

3.         Kamboja, peringkat 76;

4.         Malaysia, peringkat 102;

5.         Myanmar, peringkat 105;

6.         Thailand, peringkat 109;

7.         Vietnam, peringkat 118;

8.         Laos, peringkat 120;

9.         Filipina, peringkat 121;

Sehubungan dengan data tersebut, Luhut Binsar Pandjaitan Koordinator Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali mengungkapkan, pandemi Covid-19 di Indonesia semakin terkendali. Peringkat itu juga menjadi pengakuan global kalau Indonesia lebih baik dalam hal penanganan pandemi daripada Singapura, Malaysia, dan Thailand.

“Dibandingkan negara-negara tetangga di ASEAN, Indonesia termasuk yang paling rendah angka kasus Covid-19. Data recovery index yang dirilis oleh Nikkei menunjukkan peringkat Indonesia jauh lebih baik dibandingkan Singapura, Malaysia, dan Thailand,” ucapnya.

Dalam sepekan terakhir, Luhut menyebut, angka kasus positif harian nasional turun 98,4 persen, dan khusus di wilayah Jawa dan Bali menurun 98,99 persen dari puncak gelombang kedua, 15 Juli 2021.

Kemudian, angka kematian akibat infeksi Covid-19 di Indonesia juga terus menurun, bahkan yang paling rendah di Asia Tenggara.

Artikel Terkait

Leave a Comment