Kapolda Papua: Masyarakat Boven Digoel jangan terpancing hoax

by Redaksi

Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri meminta masyarakat Boven Digoel tidak mudah terpancing dengan isu yang tidak benar atau hoax.

“Mari jaga kamtibmas di wilayah ini dan jangan mudah terpancing isu yang sengaja disebarkan kelompok-kelompok yang tidak bertanggungjawab, ” ajak Kapolda Papua saat meresmikan Mapolres Boven Digoel yang berlokasi di jalan Trans Papua KM. 3 arah Merauke, Distrik Mandobo, Provinsi Papua Selatan,Sabtu.

Kapolda Irjen Pol Fakhiri menyatakan apresiasinya kepada pemilik tanah adat yang bermarga Toap yaitu Yohanis Wati Toap, yang telah memberikan tanahnya untuk pembangunan Mako Polres Boven Digoel.

Selain kepada keluarga Yohanis Wati Toap, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemda Boven Digoel yang telah memberikan dukungan anggaran untuk pembangunan polres.

“Kita berharap Polres Boven Digoel dapat menjadi kebanggaan bagi seluruh anggota Polri dan masyarakat serta meningkatkan semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” harap Kapolda.

Kapolda menyebut, progress pembangunan Polres Boven Digoel sendiri dimulai tahun 2014 hingga tahun 2023, dengan menghabiskan dana Rp. 21.347.531.200,- .

Walaupun tidak terlalu lancar dalam pembangunannya namun dengan keyakinan dan niat yang baik, semua bisa dilalui, harap Kapolda Irjen Pol Fakhiri.

Bupati Boven Digoel, Hengki Yaluwo mengakui pentingnya peran Polri dalam menciptakan keamanan dan ketertiban sehingga pemda akan memberikan dukungan penuh.

Dengan adanya dukungan tersebut diharapkan dapat menciptakan kondisi sosial yang kondusif, menekan tingkat kriminalitas, dan memerangi peredaran narkotika demi mencapai kedamaian dan ketentraman di Kabupaten Boven Digoel.

Status pos polisi terutama di wilayah perbatasan dapat ditingkatkan menjadi polsek agar dapat memudahkan koordinasi lintas sektor sehingga ketertiban serta keamanan di wilayah tersebut.

“Kami juga berharap putra-putri asli Boven Digoel yang sedang mengikuti seleksi penerimaan tamtama, bintara, dan akademi polisi, agar dapat diprioritaskan,” kata Bupati Yaluwo.

Artikel Terkait

Leave a Comment