Gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang diselenggarakan pada 9-11 Mei 2023 mendapat apresiasi dari banyak pihak. Salah satu respons tersebut berasal dari Institut Media dan Diplomasi Komunikonten.

Direktur Eksekutif Komunikonten, Hariqo Satria mengajak warganet membuat berbagai konten kreatif di media sosial seputar KTT ASEAN 2023.

“ASEAN merupakan wilayah paling damai di dunia. Keberadaan Indonesia sebagai negara terbesar di kawasan ini menjadi penentu situasi regional. Nilai-nilai persaudaraan, kerukunan, budaya, kuliner dan lain-lain bisa menjadi pilihan konten bagi netizen” kata Hariqo Satria

Hariqo menambahkan, netizen Indonesia itu pecinta damai sekaligus komunikator andal yang humoris. Semua kelebihan itu menjadi modal untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang peran strategis Indonesia pada KTT ASEAN 2023 sebagai tuan rumah konferensi negara-negara ASEAN di media sosial, apalagi saat ini banyak aplikasi memudahkan kita untuk membuat konten, baik dengan bahasa Indonesia, maupun bahasa asing.

“Dengan mendukung dan berpartisipasi di media sosial seputar KTT ASEAN 2023, maka wawasan nasional dan global para netizen akan semakin mantap, sekaligus dapat mengangkat martabat bangsa di kancah internasional terutama di ASEAN” Ujar Hariqo Satria

Hariqo berharap berbagai elemen masyarakat terus mendukung pemerintah sebagai Ketua ASEAN 2023 karena akan banyak manfaat yang diraih dan berdampak kembali untuk masyarakat.

Sebelumya, Pengamat Ekonomi dari Universitas Jember, Jawa Timur Adhitya Wardhono PhD menilai keketuaan Indonesia dapat meneguhkan integrasi ekonomi antarnegara ASEAN. Dia pun menilai bahwa hal itu akan mampu membangun optimisme dan meningkatkan pengaruh diplomasi Indonesia.

“Sebagai salah satu founding fathers dan memiliki sejarah panjang dengan ASEAN, Indonesia tentunya akan berperan besar dan mampu dalam meningkatkan relevansi ekonomi ASEAN ke depan” jelasnya.

Untuk diketahui, KTT ASEAN ke-42 tahun 2023 dihadiri oleh tamu VVIP terdiri dari kepala negara anggota tetap ASEAN, 1 kepala negara calon anggota ASEAN (Timor Leste), 1 Sekjen, 1 Presiden ADB.

Tidak hanya itu, turut hadir para delegasi sebanyak 300 orang termasuk 1.000 orang pejabat pendukung (panitia) dan media.

Artikel Terkait

Leave a Comment