Pertamina Apresiasi Ketegasan Kapolda Papua Barat Ringkus Dua Mafia BBM Bersubsidi Di Manokwari

by Redaksi

Papua, nusaraya.online – PT Pertamina Regional Papua & Maluku mengapresiasi penangkapan dua mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, di Manokwari, Provinsi Papua Barat, beberapa waktu lalu.

Dua tersangka itu diamankan oleh jajaran Direktorat Kriminal Khusus Kepolisian Daerah (Dirkrimsus Polda) Papua Barat, saat mengisi subsidi BBM di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), pada Rabu, 13 Juli 2022 lalu.

Pertamina mengapresiasi Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga yang baru bertugas kurang lebih 10 hari, tapi sudah melakukan aksinya di lapangan.

“Saya atas nama Pertamina mengapresiasi Bapak Kapolda yang belum sebulan bertugas di Papua Barat,” ujar Edi Mangun saat ditemui awak media di Manokwari, Sabtu (16/7/2022) siang.

Ia menjelaskan, penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat dipidanakan oleh pihak kepolisian mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas.

Antrean di sejumlah SPBU di Manokwari, disinyalir ada oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan BBM subsidi untuk dijual ke perusahaan.

“Kami yakin Bapak Kapolda akan memproses hukum yang tegas dan jelas dalam penanganan masalah mafia BBM ini,” ucap Edi.

Ia berharap, partisipasi aparat kepolisian melakukan pengawasan intensif terhadap pemanfaatan BBM subsidi, terus berlanjut. “Karena cara seperti itu (penangkapan), kita bisa menyelamatkan hak masyarakat atas BBM subsidi,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga menegaskan, dua mafia BBM subsidi menggunakan kendaraan yang sudah dimodifikasi telah ditetapkan jadi tersangka. “Kita sudah amankan dua orang di SPBU,” ucapnya.

Tak hanya dua tersangka, sejumlah barang bukti seperti kendaraan dan drum penampungan BBM juga turut disita oleh polisi.

Informasi yang ia peroleh, kedua tersangka berulangkali mengisi BBM subsidi untuk dipasok ke proyek pertambangan di Manokwari maupun Pegunungan Arfak. “Tangki siluman atau hantu belang pun saya tidak takut,” tegasnya.

Kapolda juga berharap peran aktif masyarakat dalam memberikan laporan penyalahgunaan BBM subsidi kepada kepolisian. Pemberantasan mafia BBM membutuhkan kolaborasi semua elemen di wilayah setempat.

Sumber: tribunnews.com

Artikel Terkait

Leave a Comment