Manokwari – Polisi menangkap pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) berinisial KTH alias PH di Yahukimo, Papua Pegunungan yang terlibat dalam penembakan anggota Brimob bernama Bripda Gilang hingga tewas. Penangkapan ini setelah anggota KTH berinisial AS diamankan lebih dulu.

KTH ditangkap di Yahukimo pada Jumat (19/5) pukul 13.30 WIT. Penangkapan pimpinan KKB itu melibatkan Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo.

“Telah diamankan salah satu terduga kelompok KKB inisial KTH alias PH,” ucap Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dilansir detikNews, Minggu (21/5/2023).

Ramadhan mengatakan KTH alias PH terlibat dalam penembakan di Yahukimo pada November 2022 lalu. Sementara pelaku AS yang diamankan lebih dulu sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Tim investigasi dibantu penyidik Polres Yahukimo melakukan konfirmasi dengan menunjukkan foto KTH alias PH kepada AS yang merupakan tersangka penembakan anggota Brimob Satgas Preventif pada tahun 2022 yang telah ditangkap sebelumnya oleh tim gabungan Polres Yahukimo dan Operasi Damai Cartenz pada tanggal 16 Mei 2023 di Kompleks Brasa Kabupaten Yahukimo,” imbuhnya.

Ramadhan menekankan AS telah membenarkan jika yang diamankan merupakan KTH alias PH. Tim investigasi sudah mengkonfirmasi foto pelaku.

“Tersangka AS membenarkan atau mengkonfirmasi bahwa orang yang ada di dalam foto tersebut adalah pimpinan kelompok KKB yaitu KTH alias PH. Selain itu, juga dikonfirmasi berdasarkan hasil pencarian data kependudukan melalui alat mambis dari terduga pimpinan KKB yaitu KTH alias PH yang bertempat tinggal di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan,” urai Ramadhan.

Ramadhan menambahkan KTH saat ini diamankan di Polda Papua. Pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini pimpinan kelompok KKB KTH alias PH telah diserahkan kepada penyidik tim investigasi Operasi Damai Cartenz dan diamankan di Gedung Ditkrimum Polda Papua,” jelasnya.

Berdasarkan LP/73/XI/2022/Papua/ResYahukimo, Tanggal 30 November tentang tindak pidana pembunuhan yang terjadi pada hari Rabu, 30 November 2022, telah terpenuhi dua alat bukti keterlibatan KTH alias PH dalam penembakan terhadap anggota Brimob Satgas Preventif pada 30 November 2022.

Namun kejahatan KKB pimpinan KTH tidak itu saja. KTH bersama anggotanya tercatat pernah melakukan sejumlah aksi teror lainnya di Yahukimo, sebagai berikut:

Pembunuhan terhadap Anggota TNI pada tanggal 4 November 2022;
Penembakan terhadap Brigpol Usdar (Anggota Polres Yahukimo) yang mengakibatkan Brigpol Usdar meninggal dunia pada 29 November 2022;
Penembakan terhadap Anggota Brimob Satgas Preventif pada 30 November 2022;
Penembakan terhadap Polres Yahukimo pada 30 Desember 2022.

Awalnya, Polisi menangkap 22 orang diduga simpatisan KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan usai dicurigai terlibat atas aksi teror hingga pembunuhan. Mereka diamankan di Kompleks Obio, Jalan Pertanian, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo pada sekitar pukul 02.54 WIT, Selasa (16/5).

Dari puluhan yang diamankan, satu di antaranya terlibat penembakan yang menyebabkan anggota Brimob, Bripda Gilang Aji Prasetya (GAP) meninggal dunia. Dua anggota polisi lain turut menjadi korban.

“Salah satu dari orang yang diamankan atas nama AS, 25 tahun, yang terlibat dalam aksi penembakan terhadap anggota Satgas Preventif Operasi Damai Cartenz yang mengakibatkan Bripda GAP meninggal dunia, Briptu F dan Bripda DB luka-luka akibat tembakan.

Diketahui, Bripda Gilang tewas ditembak di Yahukimo, Papua Pegunungan pada 30 November 2022. Selain Bripda Gilang, 2 personel Brimob lainnya turut menjadi korban luka-luka yakni Briptu Fazuarsyah, dan Bripda Dona Bagaskara.

“AS turut serta dalam aksi penembakan terhadap anggota Brimob Satgas Preventif yang mengakibatkan 1 orang MD dan 2 orang luka-luka pada tanggal 30 November 2022 di Kabupaten Yahukimo,”tuturnya.

Artikel Terkait

Leave a Comment