Manokwari – Polri menangkap pimpinan KKB berinisial KTH alias PH di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (19/5). Kelompok KTH terlibat sejumlah aksi teror di kawasan Kabupaten Yahukimo.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, mengatakan polisi lebih dulu menangkap sejumlah anggota KTH, salah satunya AS, pelaku penembakan terhadap anggota Satgas Damai Cartenz Bripda GAP hingga tewas.

“Telah diamankan salah satu terduga kelompok KKB inisial KTH alias PH,” kata Ramadhan dalam keterangannya, Minggu (21/5).

“Tim investigasi dibantu penyidik Polres Yahukimo melakukan konfirmasi dengan menunjukkan foto KTH alias PH kepada AS yang merupakan tersangka penembakan anggota Brimob Satgas Preventif pada tahun 2022, yang telah ditangkap sebelumnya oleh tim gabungan Polres Yahukimo dan Operasi Damai Cartenz pada tanggal 16 Mei 2023 di Kompleks Merasa Kabupaten Yahukimo,” sambungnya.

KTH alias PH bersama anggota menyerang dan membunuh anggota Satgas Damai Cartenz pada 30 November 2022 lalu. Pelaku penyerangan itu yakni KTH alias PH, YH, H, KH, MG, HH, MB, RH, EH dan AS.

“Pada tahun 2021 AS membeli senjata api dari saudara H dengan menukarnya dengan emas sebanyak 20 gram yang kemudian senjata tersebut diserahkan kepada KTH pada 3 Maret 2022 di markas Yamui AS turut serta dalam aksi penembakan terhadap anggota Brimob satgas preventif yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua orang luka luka pada tanggal 30 November 2022 di Kabupaten Yahukimo,” ungkapnya.

Kelompok kriminal bersenjata pimpinan KTH ini tercatat melakukan beberapa kali aksi teror. Berikut keterlibatan kelompok KKB KTH dalam serangkaian aksi teror.

Pembunuhan terhadap anggota TNI pada 4 November 2022, Penembakan terhadap anggota Polres Yahukimo yang mengakibatkan Brigpol Usdar meninggal dunia pada tanggal 29 November 2022, Penembakan terhadap anggota Brimob Satgas Preventif pada tanggal 30 November 2022, Penembakan terhadap Polres Yahukimo pada tanggal 30 Desember 2022.

“Saat ini pimpinan kelompok KKB KTH alias PH setelah diserahkan kepada penyidik tim investigasi Operasi Damai Cartenz dan diamankan di gedung Ditreskrimum Polda Papua,” jelas Ramadhan.

Artikel Terkait

Leave a Comment