Manokwari – Danrem 181/PVT Brigjen TNI Juniras Lumban Toruan, S.Sos., M.Si., beberapa hari yang lalu melaksanakan rapat koordinasi bersama TNI/Polri dan Pemda kabupaten Maybrat, bertempat di kantor bupati kabupaten Maybrat, Jalan Raya Kumurkek – Ayawasi, Kampung Vaitmayaf, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, Rabu (17/05/2023).

“Permasalahan yang ada di kabupaten Maybrat kami sudah laporkan kepusat untuk di ketahui, mulai besok 15 (lima belas) proyek sudah di berikan oleh kementerian pusat khusus wilayah kabupaten Maybrat, dengan anggaran proyek jalan dari Susumuk, kisor, Bwosah, Foug, sory, Sabah, Tasimara, Fankario, Kamat, Ayata, Aisha, akan di kerjakan dalam waktu dekat dengan anggaran Rp. 42.000.000.000,00 (empat puluh dua miliar rupiah) itulah usaha kita bersama sampai di kasih rekomendasi dari Menko Polhukam,” pungkas Pj.Bupati Maybrat Dr. Bernhard E. Rondonuwu,S.Sos.,M.Si.

“Terima kasih kepada kepala kampung yang sudah melaksanakan perintah saya untuk pemulangan masyarakat sebagian,ada dua poin yang ingin saya sampaikan kepada kepala Distrik dan kepala kampung, yang Pertama saya meminta kepada kepala Distrik harus wajib tinggal di kantor masing-masing apabila tidak tinggal di kantor masing-masing saya akan copot, Kedua kepala kampung harus tinggal di kampung, apabila tidak tinggal di kampung saya sebagai PJ Bupati tidak akan memberikan dana kampung” tegasnya

“Saya menyampaikan kepada semua masyarakat agar bisa bekerja sama dengan anggota yang sedang melaksanakan penugasan di kabupaten Maybrat untuk pemulangan masyarakat, kepada semua masyarakat untuk mendengar permohonan saya agar bisa kembali dalam waktu dekat, karena dari pemerintah pusat memberikan kita waktu Sampai bulan Oktober sudah bisa pulang semua, kami disini mempunyai 3 (tiga) operasi yaitu : Operasi teritorial, Operasi tempur, dan Operasi intelejen tapi kami hanya menjelaskan satu adalah operasi teritorial yaitu membantu kesulitan masyarakat dan menjaga keamanan masyarakat”, Tegas Danrem 181/PVT Brigjen TNI Juniras Lumban Toruan, S.Sos., M.Si.

“Kejadian kemarin di kisor itu pertama dan terakhir, apabila masih terjadi saya akan kejar kelompok tersebut, jadi saya minta kepada semua yang hadir tolong sampaikan pesan saya kepada kelompok separatis agar jangan mengganggu keamanan masyarakat”, tuturnya.

“Kedepan saya sebagai Komandan Korem akan memasukkan 2 (dua) satgas lagi pertama Satgas Pendidikan, materinya yaitu membaca, menulis, menghitung dan menggambar, nantinya akan dilombakan melalui cerdas cermat antar sekolah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan kabupaten Maybrat, agar bisa memberikan pelajaran kepada semua anak-anak kita yang ada di sekitaran Aifat raya dan yang kedua Satgas Kesehatan,satgas kesehatan akan keliling untuk memberikan pengobatan kepada semua masyarakat kita yang ada di kabupaten Maybrat, itu harapan saya kedepannya, saya juga meminta kepada semua masyarakat apabila masuk dalam lokasi yang ada di Aifat tolong laporan kepada Dansatgas agar bisa dijaga keamanannya” ungkapnya.

“Polda Papua Barat mendukung penuh keamanan dan pengembalian masyarakat yang ada di kabupaten Maybrat, kami juga mendukung penuh pemerintah kabupaten Maybrat untuk membantu dalam pengamanan pembangunan jalan kedepannya, dari Polda Papua Barat juga mampunyai satgas petik bintang yang ada di kabupaten Maybrat untuk di perbantukan kepada polres Maybrat, ungkap Direktur Polairud Polda Papua Barat Kombes Polisi Budi Utomo SIK.

Artikel Terkait

Leave a Comment