Seleksi Anggota Bawaslu Papua Pegunungan Tersisa 37 Orang, Tiga Calon Tidak Hadir Psikotes

by Redaksi

Jayapura – Seleksi anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua Pegunungan juga sudah melewati tahapan psikotes yang digelar bersamaan dengan seleksi anggota Bawaslu Provinsi Papua di Hotel Mercure, Kota Jayapura, Senin (8/5/2023).

Tes psikotes calon anggota Bawaslu Papua Pegunungan itu hanya diikuti oleh 37 calon dari 40 calon yang sebelumnya dinyatakan lolos verifikasi berkas. Sebanyak tiga calon tidak mengikuti psikotes.

“Dari Papua Pegunungan calon anggota Bawaslu yang terdaftar adalah 58 orang, tapi begitu kita melakukan verifikasi berkas tinggal 40 orang, jadi yang gugur atau yang tidak lolos ada 18 orang,” kata Sekretaris Timsel Papua Pegunungan, Eko Haryanto.

“Yang hadir saat ini ada 37 calon, ada tiga calon yang tidak mengikuti psikotes saat ini karena beberapa hal, yang satu terpilih sebagai timsel MRP dan yang dua ada perihal lain,” sambungnya.

Ia berharap, 37 calon tersebut merupakan putra putri terbaik yang akan bertugas pada Bawaslu Papua Pegunungan.

“Kami berharap 37 calon adalah putra putri terbaik untuk menjadi anggota Bawaslu Papua Pegunungan periode 2023-2028,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, hasil seleksi psikotes tersebut akan diumumkan secara serentak pada tanggal 12 Mei 2023.

“Insya Allah hasil dari tes ini akan diumumkan secara serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 12 Mei mendatang,” ungkapnya.

Sama seperti tim seleksi anggota Bawaslu Papua, Papua Pegunungan juga memprioritaskan kaum perempuan dengan kuota 30 persen.

“Menurut aturan undang-undang yang sesuai pedoman, minimal kuotanya 30 persen sehingga itu wajib kita akomodir,” katanya.

Setelah menjaring hingga menjadi 20 calon, timsel anggota Bawaslu Papua Pegunungan akan melakukan tahapan tes kesehatan dan wawancara.

“Selanjutnya ini kita akan lakukan tes kesehatan dan tes wawancara,” ujarnya.

Ia menegaskan, proses tahapan seleksi calon anggota Bawaslu Papua Pegunungan dilakukan secara selektif dan independen.

“Kita bekerja untuk negara dan bangsa. Jadi kami tetap independen,” pungkasnya.

Disaat bersamaan, tahapan psikotes calon anggota Bawaslu Provinsi Papua diikuti oleh 85 calon dari total 89 calon yang sebelumnya dinyatakan lolos tahap administrasi. Berkurang empat orang calon karena mengundurkan diri.

Ketua tim seleksi (timsel) anggota Bawaslu Papua, Arius Togodly mengatakan jumlah tersebut dihasilkan dari proses tahapan seleksi awal yang terjaring sebanyak 111 orang. Kemudian pada tahapan seleksi berkas atau administrasi itu mendapatkan 89 orang yang dinyatakan lolos. Namun, empat orang calon memilih mundur dengan sejumlah alasan.

Artikel Terkait

Leave a Comment