Tanggapan Tokoh Agama Di Papua Soal DOB Provinsi Papua Selatan: Sudah Menjadi Keniscayaan

by Redaksi

Papua, nusaraya.online –¬†Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Selatan (PPS) sudah menjadi sebuah keniscayaan dan kewajaran. Dengan struktur administratif dan pertimbangan luas wilayah, sehingga layak dilakukan pemekaran untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan.

Hal itu disampaikan tokoh agama di Papua yakni Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Papua, H Surindi Abu Hafidz kepada Tribun-Papua.com, Kamis (21/7/2022).

Menurutnya, pembangunan di wilayah Provinsi Papua Selatan akan lebih berkeadilan sosial, merata dan lebih mudah untuk pencapaian cita-cita kemajuan melalui pemekaran atau yang biasa disebut Daerah Otonomi Baru itu.

Melalui pemekaran tersebut, lanjut dia, selain pemerataan pembangunan juga terkait kemandirian setiap wilayah dengan jangkauan yang lebih terjangkau, lebih memungkinkan terus dengan baik.

“Mudah-mudahan lebih tereksplore. Saya kira hadirnya Provinsi Papua Selatan menjadi sebuah keniscayaan yang wajar,” tuturnya.

H Surindi menekankan, hadirnya DOB PPS harus mampu menggerakkan pemerintah daerah untuk mengarahkan dan mendorong warganya maju.

Menurutnya, keadilan sosial kini telah hilang dari peradaban Republik Indonesia. Masih banyak ketimpangan disana-sini, masih banyak hal belum merata, belum berkeadilan. Seyogyanya bisa menjadi perhatian pemerintah kedepan.

“Terwujudnya keadilan sosial yang tidak hanya menjadi slogan undang-undang dasar maupun amanat pemerintah kita tapi hendaknya benar-benar menjadi substansi yang bisa diwujudkan,” tandas H Surindi.

Sumber: tribunnews.com

Artikel Terkait

Leave a Comment