Vaksinasi COVID-19 untuk Anak Itu Perlu untuk Perlindungan

by Redaksi

Psikolog yang juga Ketua Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi yang karib disapa Kak Seto mengatakan bahwa vaksinasi COVID-19 untuk anak-anak 6-11 tahun itu perlu agar mereka mendapatkan perlindungan bila terpapar virus SARS-CoV-2.

“Vaksinasi itu penting, dan memang anak-anak perlu vaksinasi. Sebelum COVID-19 ada vaksinasi rutin seperti polio, cacar, dan sebagainya,” kata Kak Seto.

Pernyataan ini Kak Seto ungkap setelah beberapa waktu terakhir program vaksinasi COVID-19 pada usia anak kembali mendapat tantangan dari berbagai kelompok masyarakat. Salah satunya wacana kekhawatiran efek samping vaksin COVID-19 yang diutarakan oleh Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait.

Beberapa waktu lalu Arist vaksin COVID-19 dinilai akan mengganggu tumbuh kembang anak termasuk mengganggu organ reproduksi. Arist meminta agar vaksinasi COVID-19 untuk anak dihentikan sementara hingga ada evaluasi dan hasil uji terhadap anak usia 6-11 tahun. Tentu hal ini tidak benar. Para pakar mengatakan bahwa vaksin COVID-19 aman.

Kak Seto pun mengatakan agar masyarakat untuk mempercayakan program vaksinasi COVID-19 kepada pemerintah. Menurut psikolog 70 tahun ini, pemerintah melalui sebuah lembaga seperti Kemenkes dan lembaga negara lain yang terlibat, patut dipercaya masyarakat karena sudah cukup memiliki landasan untuk menjalankan program tersebut.

“Bahwa ada masukan dari masyarakat silahkan, tapi jangan sampai mengguncang masyarakat sehingga memecah belah opini,” kata Kak Seto dalam keterangan yang diterima.

Kak Seto sendiri percaya bahwa pemerintah sudah melakukan yang terbaik untuk menjaga kesehatan masyarakat termasuk anak-anak di tengah pandemi COVID-19 saat ini. Dia juga mengapresiasi pemerintah, para dokter, dan para ahli yang telah bekerja keras untuk menemukan vaksin yang terbaik dan cocok untuk masyarakat Indonesia, termasuk juga untuk anak-anak.

“Pada dasarnya saya melihat penanganan COVID-19 di Indonesia sudah banyak yang membaik,” katanya.

Ia pun mengatakan bila ada kekurangan di sana dan sini dalam pelayanan pemberian vaksinasi COVID-19 hal itu masih dalam tahap wajar.

“Kalaupun ada keterbatasan ataupun kekurangan itu wajar, karena hal ini juga dihadapi oleh berbagai negara di dunia. Tetapi langkah-langkah yang dilakukan, koordinasi, upaya untuk menangkal berbagai kesalah pahaman, saya kira perlu diapresiasi,” tutup Kak Seto.

Artikel Terkait

Leave a Comment