Walikota Sorong Sebut Pemekaran Papua Barat Daya Solusi Mendorong Percepatan Pembangunan

by Redaksi

Ketua tim percepatan pemekaran Provinsi Papua Barat Daya, Drs. Ec. Lambert Jitmau, M.M. (Foto: Mega/TN)

Papua Barat, nusaraya.online – Walikota Sorong Drs. Ec Lambert Jitmau, MM mendorong penuh percepatan pemekaran wilayah Papua Barat Daya (PBD) menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) di Provinsi Papua Barat.

Langkah ini diinilai dapat mempercepat pembangunan di Tanah Papua Khususnya di daerah kepala burung.

Lambert menegaskan itu setelah Badan Legislasi (Baleg) DPR RI mengesahkan 3 Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait pembentukan provinsi baru di Papua menjadi UU.

Tiga RUU tersebut yakni mengatur pembentukan Provinsi Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan Tengah.

“Ini bukan kemauan kami para bupati/walikota di papua barat, tapi ini murni kemauan masyarakat, yang telah berjuang sudah hampir 19 tahun lamanya, kami hanya meneruskan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat itu sendiri, dan pada tanggal 8 Mei 2018 Bapak Gubernur juga mengukukuhkan kami sebagai tim pemekaran Calon PBD,”ujar Lambert,Rabu (11/5/2022).

“Pada dasarnya kami di Papua Barat, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Maybrat, Kota Sorong, Tambrauw, Raja Ampat, secara totality kami sangat setuju untuk pemekaran ini dapat dilakukan dan dipercepat,”sambung Lambert.

Dia menegaskan, pemekaran di daerah provinsi Papua Barat tersebut harus dipercepat untuk mendorong percepatan pembangunan, meningkatkan pelayanan, pemerataan dan kesejahteraan masyarakat, serta mendukun penyelenggaraan pemerintahan.

Mengingat berbagai hambatan terkait pembangunan di Papua Barat, yang salah satunya menyangkut luasnya cakupan wilayah.

Lambert menyadari selama ini pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung pembangunan di Papua Barat seperti melalui peningkatan infrastruktur, Dana Otonomi Khusus (Otsus), dan berbagai upaya lain.

Namun, karena cakupan wilayah Papua Barat yang begitu luas, upaya tersebut belum membuahkan hasil maksimal dalam mencapai target kesejahteraan masyarakat.

“Dengan luas wilayah yang sedemikian rupa, mau tidak mau, suka tidak suka (pemekaran harus dipercepat),” terangnya.

Di lain sisi, lanjut Lambert, wilayah Papua Barat memiliki berbagai potensi yang dapat mendukung pemekaran, baik di sektor pangan maupun sektor lainnya.

elain itu, kata dia, aspek keamanan di wilayah tersebut juga dinilai dapat terjaga dengan baik. Karena itu, pemekaran di wilayah Papua Barat perlu terus didorong.

“Di Wilayah Sorong Raya kami hidup penuh damai. Dan seluruh masyarakat di Tanah Papua setuju untuk pemekaran. Karena Papua adalah bagian integral dari Indonesia,” tandas Walikota Sorong yang juga selaku Ketua Tim Percepatan Pemekaran Provinsi PBD.

Sumber: teropongnews.com


Artikel Terkait

Leave a Comment