Warga Kabupaten Lanny Jaya Papua Diminta Tak Terprovokasi Isu Bohong Pemekaran DOB

by Redaksi

Warga Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua diminta untuk tidak terprovokasi isu bohong terkait pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB).

Bupati kabupaten Lanny Jaya, Befa Yigibalom mengajak masyarakatnya, termasuk masyarakat Papua pada umumnya, agar lebih cerdas dan bijak menyikapi isu yang berkembang.

“Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu dan informasi bohong, termasuk informasi bohong terkait pemekaran Daerah Otonomi Baru,” ujar Befa Yigibalom, Kamis, 31 Maret 2022.

Bupati Befa menegaskan, isu orang-orang Papua akan habis jika dilakukan pemekaran provinsi ataupun pemekaran kabupaten adalah bohong.

Bupati Befa pun menekankan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lanny Jaya agar lebih bersyukur kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Para ASN di Papua jangan mengeluh apalagi membenci Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.

Jika terdapat ASN Lanny Jaya yang melakukan aksi unjuk rasa atau bahkan memimpin aksi unjuk rasa menolak program pemerintah termasuk menolak pemekaran, Bupati Lanny Jaya akan bertindak tegas.

Ia akan meminta Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya, Petrus Wakerkwa, untuk memberhentikan ASN yang bersangkutan saat itu juga.

“Tujuannya supaya nama baik Pemerintah kabupaten Lanny Jaya tetap terjaga dan bisa lebih baik,” ujar Befa.

Lebih lanjut, Bupati Befa juga mengimbau masyarakat Kabupaten Lanny Jaya juga untuk mendukung program pemerintah karena maju mundurnya masyarakat Papua berada di tangan Masyarakat.

Masyarakat Papua, ujar dia, harus siap dan mengetahui hal-hal yang harus dilakukan jika terjadi pemekaran DOB di Papua, bukan melakukan hasutan atau terhasut untuk menolak pemekaran DOB.

“Apalagi pemekaran di Papua bukan hanya keinginan pemerintah pusat akan tetapi juga terdapat aspirasi dari masyarakat. Seperti DOB Kabupaten Puncak Trikora di daerah Kuyawage dan Balingga dan DOB Kabupaten Balim Center di Indawa dan Maki,” ungkapnya.

Adanya dua DOB yang berada di Kabupaten Lanny Jaya, tidak diragukan lagi bahwa masyarakat mendukung penuh pemekaran di Papua.

Pasalnya, dengan adanya DOB di Papua, diharapkan dapat memperpendek rentang kendali dan pengawasan di Papua yang masih terlalu luas yang selanjutnya diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan di Papua.

“Masyarakat Papua diharap bisa sabar meniunggu keputusan terkait DOB dan menyerahkannya kepada mekanisme hukum yang berlaku,” ajak Bupati Befa.***

Artikel Terkait

Leave a Comment