WWF KE 10 di Bali Menempatkan Air Prioritas Isu Politik Global

by Redaksi

WWF ke – 10 di Bali merupakan momentum untukmenjadikan air sebagai isu penting politik global yang hanya dapat dieksekusi penyelesaiannya melaluikonsensus politik internasional. Sebagai sumber dayaalam, air adalah satu-satunya yang tidak bisa dihasilkanulang, sehingga penting untuk menjagakeberlangsungan air.

Semua kepala pemerintahan dan parlemen semuanegara yang berkumpul di Bali dilatarbelakangi sebuahpersamaan, bahwa kita sama-sama peduli tidak hanyakepada masa depan air, tetapi juga air di masa sekarang.

Saat ini air sedang dalam ancaman global karenapengaruh perubahan iklim dan juga perkembangandemografi. Oleh karena itu, sudah menjadi kondrat alambahwa umat manusia membuat konsensus politikbersama ketika menghadapi Ancaman bersama yaitukrisis Air. Isu inilah yang dapat menyatukan semuaKepala Pemerintahan dan Parlemen se dunia.

Tema “Water for Shared Prosperity” sudah sangat tepatdi kampanyekan pemerintah Indonesia di forum internasional, melihat kondisi global saat ini yang menghadapi tantangan ketersediaan air bersih di banyak negara. Kondisi inilah, mendorong Indonesia berkomitmen memperkuat kolaborasi berbagaipemangku kepentingan menghasilkan konsensus politikinternasional dalam mensikapi isu air.

Marilah kita mendengarkan satu sama lain dengankerendahan hati, dan berbicara dengan kerendahanhati, demi mewujudkan cita-cita bersama, untukmengembalikan harapan, martabat, melaluikemungkinan akses terhadap air untuk kemakmuranbagi semua umat manusia.

Pertemuan WWF ke 10 di Bali menjadi bagian dariproses catatan sejarah dunia, Indonesia dapatmelakukan kerja-kerja sinegi lintas negara untukmemproduk kesepakatan air (water deal) dalamdiplomasi air. Upaya dengan mengusung tema “Water for Shared Prosperity” adalah diplomasi untukmeyakinkan pentingnya perhatian terhadap isu politik air dari para pemimpin negara.

*) Agung Satria/ Ketua Kajian Strategis IsuPolitik Internasional

Artikel Terkait

Leave a Comment